Apa yang ditampilkan
- Zona curah hujan dalam mm per tahun atau per bulan
- Lokasi stasiun hujan yang dipakai
- Kelas yang siap dipakai untuk skoring rawan banjir atau longsor
Data yang kami pakai
- Data stasiun dari BMKG atau dari Anda
- Data satelit seperti CHIRPS bila stasiun kurang
- Interpolasi IDW atau kriging
Biasa dipakai untuk
- Bab gambaran iklim dalam skripsi
- Faktor dalam peta rawan banjir dan longsor
- Perencanaan pertanian dan perkebunan
Harga
Harga per peta, menurut luas wilayah dan kecepatan pengerjaan.
| Wilayah | 7–5 hari | 4–3 hari | 2–1 hari |
|---|---|---|---|
| Desa | Rp 96.000 | Rp 115.200 | Rp 153.600 |
| Kecamatan | Rp 96.000 | Rp 115.200 | Rp 153.600 |
| Kabupaten | Rp 115.200 | Rp 138.240 | Rp 184.320 |
| Provinsi | Rp 134.400 | Rp 161.280 | Rp 215.040 |
| Negara | Rp 153.600 | Rp 184.320 | Rp 245.760 |
| Dunia | Rp 336.000 | Rp 403.200 | Rp 537.600 |
Pertanyaan umum
Berapa harga peta curah hujan?
Mulai Rp 96.000 untuk wilayah desa dengan pengerjaan 7–5 hari. Harga naik untuk wilayah yang lebih luas dan pengerjaan yang lebih cepat, sampai Rp 537.600 untuk skala dunia dalam 2–1 hari. Lihat tabel di atas.
Berapa lama pengerjaannya?
Anda memilih sendiri: 7–5 hari, 4–3 hari, atau 2–1 hari. Makin cepat, makin tinggi harganya.
Saya tidak punya data stasiun, apakah bisa?
Tidak masalah. Kami bisa memakai data satelit seperti CHIRPS, atau membantu mencarikan data stasiun yang tersedia.
