Apa yang ditampilkan
- Kelas kerawanan longsor, misalnya rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi
- Bobot dan skor setiap faktor bisa mengikuti metode acuan Anda
- Luas setiap kelas kerawanan, untuk tabel di laporan
Data yang kami pakai
- Kemiringan lereng dari DEM
- Geologi (batuan) dari peta ESDM dan jenis tanah
- Curah hujan dan penggunaan lahan
Biasa dipakai untuk
- Skripsi dan penelitian kebencanaan
- Kajian risiko untuk RTRW atau RDTR
- Perencanaan jalur evakuasi dan mitigasi
Harga
Harga per peta, menurut luas wilayah dan kecepatan pengerjaan.
| Wilayah | 7–5 hari | 4–3 hari | 2–1 hari |
|---|---|---|---|
| Desa | Rp 420.280 | Rp 504.336 | Rp 672.448 |
| Kecamatan | Rp 429.400 | Rp 515.280 | Rp 687.040 |
| Kabupaten | Rp 480.928 | Rp 577.114 | Rp 769.485 |
| Provinsi | Rp 714.476 | Rp 857.371 | Rp 1.143.162 |
| Negara | Rp 1.344.896 | Rp 1.613.875 | Rp 2.151.834 |
| Dunia | Rp 2.941.960 | Rp 3.530.352 | Rp 4.707.136 |
Pertanyaan umum
Berapa harga peta rawan longsor?
Mulai Rp 420.280 untuk wilayah desa dengan pengerjaan 7–5 hari. Harga naik untuk wilayah yang lebih luas dan pengerjaan yang lebih cepat, sampai Rp 4.707.136 untuk skala dunia dalam 2–1 hari. Lihat tabel di atas.
Berapa lama pengerjaannya?
Anda memilih sendiri: 7–5 hari, 4–3 hari, atau 2–1 hari. Makin cepat, makin tinggi harganya.
Metode apa yang dipakai?
Umumnya overlay berbobot (skoring) dari lereng, batuan, tanah, curah hujan dan penggunaan lahan. Jika Anda punya metode atau bobot dari jurnal, kami pakai itu.
