Apa yang ditampilkan
- Kelas lereng dalam persen atau derajat, misalnya 0–8%, 8–15%, 15–25%, 25–40% dan >40%
- Klasifikasi bisa mengikuti standar yang Anda pakai (mis. Permentan atau USSSM)
- Batas wilayah, sungai, jalan dan nama tempat sebagai acuan
Data yang kami pakai
- DEM, misalnya DEMNAS (BIG) untuk detail tinggi atau SRTM untuk wilayah luas
- Batas administrasi dari BIG atau GADM
- Data DEM dari Anda sendiri juga bisa dipakai
Biasa dipakai untuk
- Bab gambaran wilayah dalam skripsi atau tesis
- Analisis rawan longsor dan kesesuaian lahan
- Perencanaan tapak, jalan dan perkebunan
Harga
Harga per peta, menurut luas wilayah dan kecepatan pengerjaan.
| Wilayah | 7–5 hari | 4–3 hari | 2–1 hari |
|---|---|---|---|
| Desa | Rp 96.000 | Rp 115.200 | Rp 153.600 |
| Kecamatan | Rp 96.000 | Rp 115.200 | Rp 153.600 |
| Kabupaten | Rp 115.200 | Rp 138.240 | Rp 184.320 |
| Provinsi | Rp 134.400 | Rp 161.280 | Rp 215.040 |
| Negara | Rp 153.600 | Rp 184.320 | Rp 245.760 |
| Dunia | Rp 336.000 | Rp 403.200 | Rp 537.600 |
Pertanyaan umum
Berapa harga peta kemiringan lereng?
Mulai Rp 96.000 untuk wilayah desa dengan pengerjaan 7–5 hari. Harga naik untuk wilayah yang lebih luas dan pengerjaan yang lebih cepat, sampai Rp 537.600 untuk skala dunia dalam 2–1 hari. Lihat tabel di atas.
Berapa lama pengerjaannya?
Anda memilih sendiri: 7–5 hari, 4–3 hari, atau 2–1 hari. Makin cepat, makin tinggi harganya.
Apakah kelas lerengnya bisa disesuaikan?
Bisa. Kirimkan standar atau jurnal acuan Anda, kami ikuti pembagian kelas dan warnanya.
